Penulis: Agnes Sarila Wiridhani

Personal branding merupakan persepsi seseorang yang dibentuk terhadap diri Anda. Selain itu, personal branding sebagai media untuk mempromosikan kemampuan Anda dalam suatu kehalian atau aspek.

Namun sayangnya membangun personal branding tidak semudah yang membalikkan telapak tangan. Untuk membantu Anda dalam membangun personal branding, Callistha Foundation mengadakan webinar Cara Membangun Personal Branding yang dibawakan langsung oleh Pak Hendra Sipayung yang merupakan penulis buku best seller (14/10/22).

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Internet, Bikin Untung

Apa Itu Personal Branding?

Pada dasarnya personal branding adalah cara mempromosikan diri dengan menonjolkan kelebihan atau pencapaian yang menjadi image diri. Personal branding mencerminkan reputasi serta kesan individu di mata orang lain atau perusahaan.

 “Pada dasarnya adalah apa yang ada di benak orang ketika orang lain mendengarkan nama kita. Sesuatu yang melekat atau persepsi yang melekat pada kita. Ini menggambarkan kualitas kita,” ujar sang penulis buku best seller ini. 

Mengapa Personal Branding Penting?

Ada banyak hal yang membuat personal branding penting. Hal tersebut membuat Anda lebih dikenal dan mudah ditemukan oleh orang yang membutuhkan jasa Anda. Oleh karena itu, personal branding dapat membantu Anda untuk mendapatkan relasi, pengalaman baru, dan memperluas jaringan karier. 

Rumus Personal Branding

“Bagaimana cara membangunnya? Rumusnya adalah kombinasi antara kualitas pribadi dengan persepsi. Personal branding ini terbangun karena kita punya kualitas. Jadi, aspek dasarnya adalah mengetahui kelebihan diri dan mempromosikan kelebihan tersebut ke dalam lingkup yang lebih luas," kata Pak Hendra Sipayung.

1. Tentukan Branding

Hal utama dalam membangun personal branding adalah dengan menentukan tujuan. Untuk menentukan tujuan ini erat kaitannya dengan mengetahui kelebihan diri yang spesifik.

“Misalnya saya memilih personal branding Roy Suryo yang merupakan pakar IT, khususnya di bidang telematika. Meskipun ada banyak orang yang ahli IT, namun Roy Suryo mempromosikan dirinya sebagai ahli IT, spesifiknya di bidang telematika karena beliau kompeten di bidang tersebut,” ujar Hendra Sipayung.

2. Tampilkan Citra Diri kepada Publik

Langkah pertama untuk menampilkan citra diri yang dapat dilakukan adalah dengan berbagi. Hal ini sangat penting karena menunjukkan kredibilitas Anda di mata publik.

“Caranya dengan berbagi. Anda bisa memulai dengan membuat website atau membuat blog yang isinya tentang karya-karya Anda,” ujar Hendra Sipayung.

Baca Juga: Berkarir sebagai Jurnalis, Langkah Awal Memulai Karier

3. Jadilah Konselor 

Selanjutnya, Anda dapat menjadi konselor. Tidak ada salahnya untuk memposting kegiatan Anda di jejaring sosial media. Tujuannya agar kelebihan dan program Anda dikenal lebih banyak orang. Metode ini dapat memasarkan semua nilai dari personal brand diri Anda agar lebih dikenal publik. 

“Misalnya Anda ingin menjadi konsultan perkebunan secara gratis sebagai langkah awal. Lalu ada yang mengikuti program Anda dan berhasil. Orang tersebut pasti akan menceritakan dan berbagi pengalaman kepada teman-temannya dan relasi kerja, sehingga Anda  semakin dikenal oleh banyak orang sebagai konsultan perkebunan,” imbuh sang penulis best seller.

Personal branding bukan sekadar citra atau karier saja, tetapi juga cara menjadi seseorang yang berguna bagi orang sekitar. Menjadi sosok yang bermanfaat tentu akan memberikan kemajuan bagi lingkungannya. 

Baca Juga: Membuat Tulisan Web yang Memikat