Jumat, April 2026 pukul 10.00–11.00 WIB telah terlaksana webinar Carlo Institute bertajuk “Seni Berkebun: Mengenali, Menanam dan Merawat Tanaman Obat Keluarga” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Tedi Subarkah, S.H selaku Pembina Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran sebagai narasumber. Webinar dipandu oleh moderator Made Kirania dan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang dengan minat terhadap tanaman herbal dan kegiatan berkebun di rumah.

Dalam pemaparannya, Tedi Subarkah menjelaskan pentingnya mengenali berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang mudah ditemukan dan dibudidayakan di lingkungan sekitar. Beberapa contoh tanaman yang dibahas antara lain sereh, daun kelor, jahe, kunyit, dan tanaman herbal lainnya yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tanaman-tanaman ini tidak hanya mudah ditanam, tetapi juga dapat menjadi alternatif pengobatan alami yang aman dan terjangkau.

Beliau juga memaparkan teknik dasar dalam menanam tanaman obat, mulai dari pemilihan media tanam, cara penyemaian, hingga perawatan rutin seperti penyiraman dan pemupukan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman bahwa berkebun tidak harus membutuhkan lahan yang luas, karena tanaman obat keluarga dapat ditanam di pekarangan sempit maupun menggunakan pot sederhana di rumah.

Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan mandiri melalui pemanfaatan tanaman herbal. Diskusi berlangsung secara interaktif, di mana peserta активно mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman seputar menanam tanaman obat di rumah masing-masing.

Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap komunitas, khususnya dalam Diskusi Grup Pecinta Tanaman. Jumlah peserta grup mengalami peningkatan dari 27 orang sebelum webinar menjadi 35 orang setelah kegiatan berlangsung, yang menunjukkan tingginya antusiasme dan minat peserta terhadap topik yang dibahas.

Melalui webinar ini, diharapkan peserta dapat lebih memahami cara mengenali, menanam, dan merawat tanaman obat keluarga, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan melalui kegiatan berkebun yang sederhana namun bermanfaat.